Anastasya nama Cucuku

     Dalam hidup tidak pernah ada waktu yg bisa diputar ulang kembali, semua berjalan mengikuti irama masing- masing. Kadang senang, kadang sedih, dan hampir semua mahluk hidup merasakannya. Begitu juga jalan hidupku, penuh tawa dan tangis, datang dan pergi silih berganti. Banyak hal sudah berlalu, ingin di ulang kembali, atau kenangan pahit yg menjadi trauma kehidupan, bahkan lagu kenangan yg membangkitkan duka lara, air mata menetes tak terasa mengalir di pipi.
   Ingin rasanya menanamkan segala hal yg baik pada anak...cucu, tapi komunikasi sering terhambat karena era yg sudah berbeda jauh, usia muda, jiwa rentan, dan selalu ingin mencoba, membuat orangtua was- was....seperti orangtua kita jaman dulu. Yang baik menurut kita, belum tentu baik menurut mereka, yg baik menurut mereka, dimata kita itu terlihat jelek.
     Tapi sebagai orangtua kita tidak perlu terlalu khawatir, karena dengan berjalannya waktu, anak2 itu juga akan bertumbuh dewasa, kita harus sabar dan tetap memantau perjalanan mereka, selama masih di jalur yg benar, biarkan dia berjalan dan bergaul dengan sebayanya.
     Usiaku memang tidak muda lagi, sudah lebih setengah abad, tapi jiwa masih muda mengikuti perkembangan anak2ku, yg masih pra remaja. Walupun telat, saya masih bersyukur bisa punya momongan, karena hidup tanpa anak bagaikan orang linglung...tanpa tujuan hidup .
     Aku kadang berkhayal, bila nanti anak2ku sudah dewasa dan punya pekerjaan tetap, akan mereka kenalkan calon mantuku yg cantik hatinya secantik wajahnya...hahahahahaaaaa...., kalau mereka pengen diresmikan jadi pasangan sejoli, akan ku undang semua keluarga besarku untuk memberikan restu pada kedua mempelai....asyikkkk....???.
     Terusss...mereka punya anak, yaitu cucuku....bila perempuan akan kuberi nama Anastasya karena dia cantik seperti ibunya, dan bila dia laki2...akan kuberi nama Bramayuda..karena ganteng dan perkasa seperti ayahnya....kerennn...abissss gitu loh...???
     Kira2 usiaku berapa yaaaa...saat mantu...? katakanlah sekitar 65 tahun, kalau diberi kesehatan dan umur panjang sama Yg Maha Kuasa, usia segitu kan masih energyik, kakakku aja masih bisa mendaki gunung Himalaya di usia segitu...hahahahahaaaaa....mereka orang2 opportunitis, sehat, kuat dan selalu punya semangat.
     Hidup memang indah kalau bisa menikmati, makan seadanya saja, yg penting happy katanya, awet muda karena banyak traveling, punya wawasan luas seluas samudera, banyak pengalaman dari petualangan mereka keliling dunia. Sebetulnya aku juga ingin seperti mereka, tapi apa daya, dompetku hanya cukup untuk kebutuhan sehari - hari saja, kalau ingin lebih...ya harus cari sabetan lagi.salah2...malah masuk bui.....xixixixiiiii.....???
     Kalau mereka boleh tour keliling dunia, aku cukup disini saja berkhayal.....dan menghemat biaya, menuliskannya di blog....siapa tau mimpiku bisa jadi nyata karena anda membaca dan ikut berdoa untuk mimpiku...heheheheeeeee....

Comments

Popular posts from this blog

Ayahku Bejat, Hidupku Hancur

Mbah Parjo di usia 95 Tahun

Hancurnya keangkuhan Diri