Posts

Showing posts from November, 2012

Istri digadaikan, anak digilas

Image
Andai waktu bisa di putar ulang, saya akan menata diri dengan baik, dan berhati - hati memilih pasangan hidup. Tapi semua sudah terlanjur, dan seperti pepatah orang bijak..."penyesalan selalu datang terlambat". Sampai sekarang saya tidak tau kenapa semua ini harus terjadi pada saya, dosa siapakah yg sedang kutanggung, mungkinkah ini sudah garis tanganku...? atau semua salah saya karena waktu menerima pinangan suami sebetulnya saya mengabaikan suara hati kecil ini.      Kami memang bukan orang yg mapan dalam kehidupan, kami memulai semua dari nol, karena sejak lulus kuliah hingga di terima kerja di perusahaan ini, kami hanya mengandalkan diri sendiri, tidak mungkin mengharapkan bantuan dari orangtua, karena sejak masih remaja kedua orangtua kami sudah berpulang. Karena latar belakang kehidupan yg samalah yg membuat kami bersahabat.      Suami lebih tua dua tahun dari saya, saya sarjana ekonomi, sedangkan suami sarjana hukum, maka kalau berdebat tentan...

Wanita Dalam Paralon

Image
     Hampir sewindu Susi bekerja di perusahaan meuble milik seorang pengusaha keturunan arab di Yogyakarta,namun karena perkembangan usaha, maka akhir - akhir ini Susi sering berpindah - pindah sesuai perkembangan usaha meuble tersebut. Susi sebetulnya masih pingin melanjutkan kuliah setamat sma, tapi karena keadaan ekonomi orangtua tidak mendukung, maka dia berusaha mencari pekerjaan untuk membantu ekonomi keluarga. Kalau tidak ada yg sangat penting di desanya Susi jarang pulang, paling datang ke rumah tiga bulan sekali, walaupun kota yogya tidak begitu jauh dari kota semarang, namun dengan alasan sibuk, Susi jarang pulang.      Lebaran tahun kemarin Susi datang bersama seorang pria muda yg sudah mapan, Susi mengatakan kalau pria itu adalah calon suaminya, mereka sudah nikah siri di Yogyakarta, tinggal nikah di KUA saja yg belum, karena suaminya bukan muslim, sehingga dia mau nikah dengan Susi secara siri aja, bukan di KUA katanya. Setelah i...

Satu Jam di Kota Riga

Image
Jangan heran kalau beca juga ada di kota Riga Norwegia, bukan hanya di Indonesia saja. Becanya berwarna putih, beda dengan di Indonesia yg rata - rata berwarna oranye. Bila ada tourist yg ingin menikmati pemandangan kota sambil santai, maka kita boleh sewa beca dengan harga terjangkau. Ketika kita  mencari beca yg mau  kita sewa untuk berkeliling kota, ada juga sepasang suami istri dengan maksud yg sama. Jadilah kita beriringan bersama - sama menikmati pemandangan kota riga dengan beca. Karena punya tujuan yg sama, kita jadi bersahabat dengan pasangan suami - istri tersebut. Mereka datang dari Swiss ingin berlibur menikmati masa pensiun yg baru diterima bulan ini, mereka mau berkeliling ke seluruh negara bekas Uni Soviet, tapi mereka ingin ke utara dulu.      Dari pengalaman mereka yg sudah berkeliling dunia, banyak hal yg sudah terekam baik melalui kamera maupun memori mereka. Menurut mereka, Riga adalah kota yg bersih , asri, tenang, dan aman. Itul...

Tetesan Air Mata Terakhir Anakku

Image
Untuk mengakui suatu kesalahan secara jujur dan ikhlas sangat sulit bagi seorang manusia yg hanya mengandalkan otot, bukan otak. Apalagi perbuatan itu merupakan hasil dari pelanggaran kecil, yg di lakukan oleh orang kecil, aparat langsung menganiaya anak tsb sampai jatuh dan  muntah darah. Dimanakah rasa kemanusiaan polisi..?, bukankah mereka yg selalu mengumbar pernyataan pengayom...? pelindung...? namun kejadian demi kejadian akhir - akhir ini rasanya semakin menjauhkan kita dengan aparat. Kalau memang tidak sehat secara fisik maupun mental, kenapa harus diterima jadi polisi...? masih banyak warga negara Indonesia yg sehat rohani dan jasmani, siap mengabdi bagi bangsa dan negara ini. Tapi inilah kenyataan hidup di negara kita, masih kental dengan kkn, walaupun sudah berganti pimpinan beberapa kali, tapi kkn tetap membudaya entah sampai kapan.      Rudi memang tidak akan kembali lagi walaupun kita berdebat hingga akhir zaman, tapi bagi ibundanya, Rudi tidak...

Sammy Anak Berkebutuhan Khusus

Image
Seharusnya Sammy sudah kelas lima sd, berhubung ada hal yg susah untuk di jelaskan pada masyarakat umum, maka saya sebagai orangtua terpaksa mencari guru privat, dalam istilah sekarang home schooling. Sammy memang punya "kelainan"perilaku, dia sering bangun malam - malam dan pergi ke luar rumah dalam kondisi setengah sadar, dia sering berbicara seperti layaknya kakek menasehati cucunya, bahkan untuk anak seusianya, dia merasa tidak sebaya, dia sering dikucilkan teman karena tidak mengerti apa yg dibicarakan Sammy. Seperti saat masih di sekolah umum dulu, dia di cari guru dan teman - temannya, padahal dia duduk dikursinya, tapi semua yg ada disana tidak melihat Sammy, yg ada hanya tas sekolahnya saja. Kalau kami orangtuanya sudah faham halo seperti itu, paling dia pergi bersama temannya yg dari dunia lain.      Sekarang Sammy mulai jenuh dengan pelajaran yg diberikan guru privatnya, dia sudah mengetahui banyak hal, yg secara alamiah berkembang pesat dalam otakn...

Telur Ayam raksasa Odessa

Image
Ini adalah sejenis monumen telur raksasa yg menjadi kebanggan warga masyarakat, sebagai persembahan mereka pada Negara dan Bangsanya dalam bentuk kreativitas yg unik dari masyarakat Odessa. Odessa adalah salah satu kota di bekas Negara Uni Soviet. Ratusan telur ayam di hias dengan warna warni dengan motif yg berbeda, lalu di susun sesuai bentuk telur ukuran raksasa. Kenapa harus telur ayam...? pasti ada ceritanya. Konon sebelum berkembangnya teknologi, telur ayam hanya di produksi penduduk desa sekedarnya saja, sebatas memenuhi kebutuhan keluarga, namun bagi pengusaha bakrey harus tersedia lebih banyak lagi telur untuk bahan baku roti. Maka sebagai pengusaha, dia berusaha memenuhi kebutuhannya melalui usaha ternak ayam petelur. Usahanya cepat berkembang, bahkan melebihi target yg sudah ditetapkan. Tak lama setelah di tetapkan,sebagai pengusaha sukses di negaranya, dia mendirikan monument telur ayam Odessa sebagai wujud rasa terima kasihnya pada negara dan bangsanya.

Jangan Culik Anakku

Image
Bagi seorang ibu, anak adalah segalanya, dia akan berjuang untuk kelangsungan hidup anaknya. Begitu juga Juminem yg tinggal di desa Suka maju, karena keadaan ekonomi keluarga sangat memprihatinkan, terpaksa harus rela meninggalkan buah hatinya yg masih bayi di kampung halaman untuk mencari nafkah ke negeri orang. Juminem pernah sekolah hanya sampai kelas tiga sd di kampungnya, dia tidak mungkin melanjutkan sekolah dalam keadaan ekonomi keluarganya yg sangat minus, untuk makan sehari - hari saja harus mengumpulkan barang bekas atau sampah plastik dulu, baru hasil penjualannya nanti untuk beli beras ala kadarnya. Dalam usia belasan tahun dia di nikahkan ayahnya pada anak tetangga kampung yg juga sama - sama pencari barang bekas atau pemulung. Melihat  tetangganya yg sudah berhasil merubah nasib, menjadi orang kaya di desanya, setelah bekerja sebagai tkw di negeri orang, Juminem ingin seperti mereka.       Orangtua Juminem tidak keberatan saat anaknya moh...