Hujan Badai diatas Awan
Bagiku kesempatan tidak akan pernah terulang, maka dari itu saya selalu mempergunakan kesempatan yg ada dengan sebaik - baiknya. Sekitar dua puluh lima tahun yg lalu, kakak saya mengutus saya untuk menemani ibunda tercinta berkunjung ke rumahnya, di luar negeri, karena itu ke luar negeri, maka saya harus mengurus semua administrasi yg berhubungan dengan perjalanan ke sana. Setelah semua urusan administrasi rampung, kami berangkat dari Jakarta - Singapore - Colombo - Zurich - Geneve'. itu adalah pengalaman pertama saya ke luar negeri, tapi ibunda tercinta sudah pernah ke sana sebelumnya, jadi lumayanlah untuk kami berdua tidak terlalu beban mental. Tiba saatnya kita berangkat, ternyata bahasa yg jadi pengantar adalah Francis, Jerman, baru Inggris. Saat itu bahasa inggrisku sdh lumayan sedikit, walaupun tidak sefasih diplomat, tapi pramugarinya bisa mengerti apa yg saya ucapkan. Dalam perjalanan saat itu, masih terjadi perang Iran...