Dia bukan Wanita biasa
Ditempat saya bekerja itu termasuk peninggalan kolonial belanda, dan bangunannya sudah berulang- ulang di rehab, tanpa merubah bentuk aslinya, karena sudah jadi cagar budaya. Tapi bagi karyawan/ti yg biasa lembur hingga malam hari, akan mendengar berbagai jenis suara di ruangan sebelah, seperti tadi malam, saya dan teman- teman terpaksa lembur karena ada tugas mendadak dari bos, yg tidak mungkin dihindari. Mengingat jumlah kita yg lembur hanya beberapa orang saja, kita hanya menyalakan lampu secukupnya, ternyata begitu terdengar adzan maghrib tiba- tiba seluruh ruangan kantor terang benderang dan begitu banyak suara sepatu berjalan mondar - mandir seakan- akan disana ada kesibukan. Kami saling memandang satu dengan lainnya, heran sekaligus takut akan kejadian selanjutnya, kami pergi bersama- sama mengintip siapa gerangan yg menyalakan lampu di sebelah, dari nada suara sol sepatu, itu pasti seorang wanita.
Pintu ruangan memang terkunci, dan tetap terkunci rapat, kita coba intip dari lobang kunci tidak ada siapa- siapa, sepi,..... lalu tiba - tiba lampu mati, gelap gulita deh, hening seketika menyelinap di relung hati ini..... sambil merinding, kita bergeser pelan...pelan, kembali ke ruang kerja. Berselang beberapa menit lampu nyala kembali, kita konsen untuk kerja biar cepat selesai. Tiba - tiba ada suara wanita menangis sesenggukan, penasaran ...Ranto mencari asal suara tsb, ternyata di dalam lift, anehnya lift itu berhenti tepat di lantai tiga tempat kita bekerja. Kami coba buka liftnya siapa tau ada orang terjebak di dalam, kita hubungi bagian teknisi kantor lalu lift di buka paksa, ternyata kosong gak ada orang disana.
Karena sudah makin larut, kita putuskan untuk pulang, dan besok kita lanjutkan pagi hari sambil menunggu apel pagi. Seperti biasa yg laki- laki memeriksa semua pintu dan lampu yg masih nyala di padamkan, pas mau ngunci pintu ruangan ada suara menangis di dekat kamar mandi, seperti tercekik, spontan kita semua pergi kesana mencari tau siapa gerangan... astaga... ada seorang wanita muda separoh badannya berdarah dan rambutnya acak- acakan seperti orang habis beramtem. Kami coba menolong untuk membersihkan darahnya yg berceceran dibaju merahnya, dia mengerang kesakitan, ternyata wanita itu bertaring,,,,,ngeriiiii.....????saya terkesiap, tapi sudah terlambat untuk memberitau dan berteriak pada teman2 supaya menghindari wanita itu, dia bukan wanita biasa.

Comments
Post a Comment